Guardiola: Spurs Tak Hanya Harry Kane

Guardiola: Spurs Tak Hanya Harry Kane

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan jika Tottenham Hotspur tak cuma mengandalkan jasa Harry Kane. Menurut Guardiola, Spurs adalah tim yang solid.

Guardiola sempat mengatakan jika Spurs bergantung pada Kane. Komentar itu pernah membikin sebal pelatih The Lilywhites, Mauricio Pochettino.

Namun begitu, Guardiola menjelaskan alibi di balik pandangannya tentang Spurs kala itu. Mantan juru tak-tik Barcelona itu jua memberikan pujian pada kemampuan The Lilywhites.

“Saya kira ia (Pochettino) salah paham di waktu itu. Aku menyampaikan opini tentang Tottenham Hotspur di masa itu. Kane menyarangkan 8 goal di dalam 3 sampai 5 pertandingan terakhir di waktu itu, ” tutur Guardiola, sebagaimana ditulis Sky Sports.

“Saya paham Tottenham Hotspur bukanlah cuma Harry Kane, tak cuma saat ini, 1 ataupun 2 musim pamungkas, melainkan buat periode yang lama. Mereka tim yang tangguh serta memiliki potensi yang besar, ” katanya.

Secara spesial, Pep Guardiola menyampaikan rasa kagum kepada kemampuan Harry Kane.

“Dia merupakan bintang nomor sembilan untuk tim nasional Inggris. Ia ujung tombak yang mengesankan serta punya semuanya, kaki sebelah kanan, kaki sebelah kiri serta pergerakan yang baik. Ia menguasai serta mengalirkan bola dengan bagus, ” jelasnya.

“Dia bintang yang pandai serta punya semuanya saat ada pada jantung pertahanan rival. Ia tipe bomber modern. Tapi, bukanlah cuma Kane yang terdapat pada Tottenham Hotspur, ” tutur Pep Guardiola.

Manchester City berjumpa dengan Spurs pada perempat-final Liga Champions. The Citizens akan menghadapi Harry Kane serta kolega terlebih dahulu di Stadion Tottenham Hotspur di leg perdana, Selasa (9/4/2019).

Luis Suarez Samai Rekor Gol Diego Forlan

Luis Suarez Samai Rekor Gol Diego Forlan

1 gol Luis Suarez pada pertandingan Barcelona kontra Real Betis menjadikannya dapat menyamai rekor yang sudah dibikin pendahulunya, Diego Forlan.

Barcelona unggul 4-1 atas tuan rumah Real Betis di lanjutan laga La Liga, Senin (18/3/2019) dini hari WIB. Lionel Messi menjadi pemain hasil positif kesebelasan tamu dengan hat-tricknya. 1 gol lainnya disumbangkan Luis Suarez.

Hasil positif itu membikin Barcelona makin solid pada pucuk klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 66 angka. Kesebelasan beralias Blaugrana menang sepuluh angka dari rival terdekat, Atletico Madrid.

Karena 1 golnya ini, Luis Suarez dapat membikin catatan vital di dalam kariernya di Spanyol. Ya, menurut daftar dari Opta, Suarez sekarang sudah menyamai kemasan gol pendahulunya, Diego Forlan.

Keduanya adalah 2 bintang dari Uruguay dengan catatan gol paling banyak, yaitu sejumlah 128 gol di La Liga.

Seluruh gol Suarez dibukukan bareng Barcelona. Di sisi lain, raihan 128 gol Forlan dibikin di 2 tim lain, yaitu Villarreal (54 gol) serta Atletico Madrid (74 gol).

Karena tengah aktif berlaga, Suarez nyaris dipastikan dapat membikin history anyar sebagai pencipta gol paling banyak dari Uruguay di La Liga. Tapi, laporan negatif dialaminya sebab dihantam cedera pada penghujung laga vs Real Betis.

Solari Masih Terus Percaya pada Karim Benzema

Solari Masih Terus Percaya pada Karim Benzema

Juru tak-tik Real Madrid, Santiago Solari, tidak ragu dengan kemampuan strikernya, Karim Benzema. Hal itu dia ucapkan sehabis kemenangan Los Blancos melawan Espanyol.

Madrid unggul 4-2 melawan Espanyol di lanjutan laga La Liga di RCDE Stadium, hari Senin (28/1/2019) dini hari WIB. Di partai itu, Karim Benzema menjadi starter serta menyumbang dua gol buat Los Blancos.

Ujung tombak 31 tahun itu mengawali keunggulan Madrid pada menit ke 4 dan menyarangkan goal ke 3 timnya jelang babak pertama berakhir. Itu sekaligus menghentikan kemandulan striker dari Prancis tersebut di dalam 3 pertandingan sebelumnya.

Bersama 2 goal-nya itu, Karim Benzema sekarang telah menyarangkan 9 goal di Liga Spanyol. Ia merupakan top score Madrid di La Liga kampanye musim ini.

“Benzema terus bermain baik, namun ia pun sudah menyarangkan dua gol cantik,” tutur Solari pada Soccerway.

“Kami yakin padanya dan ia memperlihatkan seluruh kemampuannya lebih dari sebelumnya selama kampanye musim ini,” Solari melanjutkan.

Pencapaian kontra Espanyol menjadi hasil positif ke 3 Madrid secara berturut-turut di Liga Spanyol. Mereka sekarang mengumpulkan 39 angka di tempat ke 3. Los Blancos masih terpaut 10 poin dari Barcelona di puncak klasemen sementara La Liga.

Conte: Melatih Sama seperti Menjahit Pakaian

Nyaris 4 bulan pergi dari Chelsea, Antonio Conte tidak mendapat job kembali. Sekarang ia sedang memperjuangkan haknya yang tidak dibayarkan sepenuhnya oleh dewan Chelsea.

Sambil mengisi kegiatan, Conte menghadiri simposium FIGC di Italia di hari Senin (12/11) waktu setempat. Dia memaparkan jam terbangnya memegang beberapa kesebelasan dari mulai tingkat tim sampai internasional, termasuk kala di Chelsea.

“Setiap manajer mesti memiliki filosofi seperti penjahit yang dapat mengombinasikan bahan yang dimilikinya. Di dalam hal itu, manusia ataupun bintang merupakan susunan yang mesti disatukan supaya jadi sesuatu,” jelasnya pada Football Italia.

Walau pernah menjuarai beberapa piala, bekas juru tak-tik Juventus itu masih bertemu kendala di dalam melatih. Khususnya kala masih melatih Chelsea yang mewajibkan ia berbicara di dalam Bahasa Inggris.

“Pembatas bahasa sesungguhnya terus menjadi kendala di dalam melatih hingga sukar mengutarakan hal-hal sulit, khususnya saat kita tengah geram. Itulah yang seringkali tak diperhatikan oleh manajer-manajer asal Italia, ” lanjutnya lagi.

“Cara buat menyiasatinya ialah kita mesti memburu medium buat dapat menyatakan apakah yang kita mau sampaikan. Prosesnya lama serta rumit, khususnya apabila tengah meeting sebelum laga. Lantas buat mengutarakan kapan saja seorang penggawa berlatih,” tambahnya.

Sejumlah pekan akhir-akhir ini, nama Conte terus dikaitkan dekat dengan Los Blancos. Namun begitu, Los Blancos sudah lebih dulu menunjuk Santiago Solari menjadi juru tak-tik sementara serta di dalam waktu dekat bakal ditunjuk jadi juru tak-tik tetap.

Dedi Kusnandar Jaga Harapan Persib dengan Maksimalkan Pertandingan Vs PSM

Pemain berposisi gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, mau menggunakan pertandingan melawan PSM Makassar guna mempertahankan harapan kesebelasannya dalam memenangkan trofi jawara Liga satu kompetisi musim ini.

Pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar bakal terjadi di Stadion Andi Mattalatta, Kota Makassar pada Rabu (24/10) pukul 15. 30 WIB.

Laga itu adalah pertandingan matchday ke-27 Liga satu 2018.

Duel PSM bersama Persib jadi vital untuk Dedi Kusnandar, karena pencapaian pertandingan itu sangat menentukan posisi kedua tim di papan klasemen sedangkan.

Apabila Persib lagi-lagi memperoleh kekalahan, tentu mereka bakal terpaut makin jauh dari Juku Eja yang sekarang sedang unggul dalam perburuan trofi.

Untuk bintang yang akrab dipanggil Dado itu, laga melawan PSM akan memiliki pengaruh kepada asa timnya itu.

Oleh sebab itu, dia mau memaksimalkan pertandingan itu supaya asa memenangkan trofi pada penghujung kompetisi musim masih terjaga.

“Besok adalah laga yang amat vital menurut yang juru tak-tik bilang, laga vital serta laga raksasa lawan PSM. Aku individu, besok memburu 3 angka supaya harapan jawara masih terjaga. Mudah mudahan nanti dapat memperoleh pencapaian penuh, ” tutur Dedi, kutip BolaSport. com dari situs web Persib.

Lelaki kelahiran Sumedang, Jawa Barat itu mengakui telah melupakan banyak pencapaian negatif yang diterima Maung Bandung sebelumnya.

Bintang berumur 27 tahun itu pun mengatakan apabila ketiadaan bobotoh pada tribune penggemar sangat berpengaruh kepada penampilan Maung Bandung baru-baru ini.

Meski begitu, dia tak memberlakukan hal tersebut menjadi sebab kunci.

“Ya tentu terdapat pengaruhnya, sebab tak tersedia suport buat team saya, namun ini bukanlah jadi alibi untuk kami. Laga lalu bakal menjadi pelajaran untuk team saya. Mudah-mudahan nanti kita raih angka penuh, ” katanya.